Pages

Tampilkan postingan dengan label Design. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Design. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Januari 2013

Macam Tipe Jenis Kertas Cetak Foto

kartu nama
Pesatnya perkembangan mesin cetak digital dalam hal ini yaitu Printer kadang membuat kita ketinggalan karena kita belum sempat mengenal satu jenis printer tapi jenis yang lain sudah beredar di pasaran dengan fitur dan kemampuan yang lebih baik. Namun dalam mencetak bukan hanya tergantung dari printer saja namun dari juga dipengaruhi dari jenis kertas cetak yang digunakan. Oleh karena itu bagi anda yang akan bergelut dengan dunia Digital Photo Studio maka harus mengenal jenis - jenis kertas Foto sebab hal ini berhubungan langsung dengan kepuasan konsumen / pelanggan anda. Namun perlu juga diketahui yaitu bukan berarti harga kertas mahal akan menghasilkan hasil cetakan maksimal, diluar kemampuan photo editing kemampuan kita untuk memaksimalkan printer dan jenis kertas photo sangat menentukan hasil akhir cetakan. Untuk itu kita perlu mencocokan jenis printerdengan jenis kertas untuk menghasilkan kualitas photo yang sesuai dan memuaskan.

Ada beberapa jenis kertas photo printing yang banyak beredar dipasaran, diantaranya :

  1. Canvas Paper
    Jenis kertas ini jika kita gunakan untuk mencetak photo akan menghasilkan cetakan dengan sentuhan canvas layaknya sebuah lukisan. Hasil akhir cetakan akan menampilkan photo yang persis dengan kertas canvas.
  2. Glossy Photo Paper / Glanz PaperBahan glossy memiliki permukaan yang halus dan memantulkan lebih banyak cahaya yang membuatnya terlihat mengkilap. Tapi jenis kertas foto ini cenderung mudah lengket, rawan gores dan berbekas sidik jari. Kertas ini merupakan jenis standar cetak photo. Dengan jenis kertas yang mengkilap dan putih mampu menghasilkan cetakan yang cemerlang. Dapat digunakan untuk photo resolusi tinggi dan harga kertas yang relatif murah (standar cetak photo).
  3. Pemium Glossy Photo Paper
    Kertas jenis ini biasa disebut oleh para penggunanya dengan sebutan high glossy, kertas jenis ini mampu menghasilkan cetakan dengan efek yang lebih mengkilap. Kertas jenis ini sangat cocok untuk mengcetak photo dengan resolusi tinggi. Walaupun harga kertas ini lebih mahal tetapi jika kita gunakan, akan menghasilkan cetakan photo yang maksimal dan lebih cerah.
  4. Sticker Glossy foto PaperMerupakan jenis kertas foto dengan tempelan (stiker). Sering kita menjumpai pada sticker yang menampilkan foto dengan warna dasar kertas putih dan mengkilap, jenis ini sangat cocok untuk keperluan pembuatan sticker serta mampu mencetak foto beresolusi tinggi.
  5. Mette Paper (Doff)
    Memiliki permukaan lebih bertekstur dan lebih sedikit memantulkan cahaya. Jenis kertas foto ini lebih awet karena bisa dipegang tanpa takut bekas sidik jari. Jenis kertas ini sangat mudah menyerap tinta sehingga bisa dipakai untuk ngumpetin kualitas tinta dan printer sekaligus tidak memantulkan cahaya. Dilihat dari kebutuhan maka dengan Mette Paper (Doff) sangat cocok untuk foto yang akan dibingkai atau banyak dipegang-pegang karena kertas doff lebih awet dan tidak lengket.
  6. Double-Side PaperJenis kertas ini mampu digunakan untuk mencetak photo pada kedua sisinya (depan dan belakang). Kualitas photo yang dihasilkan juga cukup bagus, tidak terlalu mengkilap dan cenderung doff. Jenis kertas ini cocok digunakan untuk mencetak pamflet maupun brosur yang biasanya digunakan untuk sarana promosi, sehingga para konsumen dapat melihat di kedua sisinya.
  7. Laster Photo PaperLaster photo paper biasanya digunakan untuk keperluan dokumenter karena jenis kertas ini sangat awet bahkan bisa bertahan hingga puluhan tahun, tidak mudah pudar, mampu menghasilkan efek doff, dan sangat cocok untuk photo dengan resolusi tinggi. Permukaan kertas yang mirip kulit jeruk adalah ciri khas untuk membedakan dengan jenis kertas lain. Ketahanan hasil cetakan membuat para konsumen puas, mungkin jenis ini bisa menjadi pertimbangan jika kita ingin serius di dunia digital photo printing.
  8. Inkjet PaperKertas ini kurang cocok untuk keperluan digital photo printing, jenis kerta inkjet ini biasanya digunakan untuk keperluan grafis, seperti mencetak sketsa gambar, proof arsitektur rumah, grafik bar, dan sebagainya. Kualitas kertasnya lebih bagus dari jenis HVS karena serapan pada tinta lebih bagus dan cepat kering.
  9. Sublim PaperKertas jenis ini bukan digunakan untuk mencetak photo sebagai pajangan dirumah, didompet atau untuk dibingkai tetapi kertas ini digunakan sebagai mediator (media perantara) transfer gambar ke t-shirt (kaos). Jadi bila kita ingin sebuah gambar dipindahkannya ke t-shirt (kaos) maka gunakanlah jenis Sublim Paper karena kertas ini mampu memindahkan tinta dengan maksimal ke t-shirt.
Itulah jenis-jenis kertas foto yang banyak beredar dipasaran, tetapi sebenarnya masih banyak jenis lainnya. Jenis yang sudah dijelaskan adalah yang paling mudah untuk ditemukan disekitar kita. Kemampuan kita sangat mempengaruhi hasil akhir cetakan, dengan mengenal jenis kertas memudahkan kita menyesuaikan dengan keperluan cetak. Saat ini umumnya foto dicetak terutama untuk ukuran besar dengan printer/ploter diatas Premium Photo Paper. Untuk finishing-nya, foto biasanya di-Laminasi dengan lapisan anti gores. Seperti jenis kertas foto, lapisan ini juga punya bermacam jenis mulai dari glossy, bermacam tingkat gradasi doff, serta permukaan bertekstur tertentu (misalnya canvas, cross, glitter dll).


SUMBER

Cara Membuat Poster Film Menggunakan Adobe Photoshop


Buka dokumen baru ukuran A4 ..dengan resolusi 300 dpi.
Warnai halaman baru tadi dengan warna hitam dengan menggunakan Paint bucket tool..
Sekarang buka gambar latar belakang nya.. saya pake latar belakang kota aja ya.. biar keren :)
Drag gambar kota New York tadi ke dokumen baru…
Bahan gambarnya silahkan download disini
atur gambar nya supaya fit.. gepeng-gepeng gpp… karena nanti itu hanya background yang nanti gak keliat juga.
Action selanjutnya adalah buka gambar api … drag ke dokumen juga..
Sekarang hilangkan background kotak nya.. karena kita cuman butuh gambar api nya saja.
Klik add layer mask di layer palette.
Brush seputar gambar api dengan warna hitam…
jelas kan ?
lanjut yah..  sekarang duplikat gambar api yang sudah dihilangin background nya tadi.. dengan cara ALT + Drag ke samping kanan.
Edit kedua gambar api terserbut dengan mengurangi kontras dan warna nya.. dengan menggunakan hue/saturation
Sekarang buka gambar HULK dan Drag ke dokumen baru
Atur letaknya seperti ini
Seleksi gambar HULK dengan menggunakan PEN Tool.. sebenernya bisa pake magic wand tool.. tapi saya lebih seneng pake PEN Tool karena hasilnya bisa lebih bagus..
Ini pekerjaan yang butuh ketelitian dan menyenangkan.. bisa bikin mata jereng-jereng hehehehe..
Kalo ada kesalahan klik waktu seleksi dengan PEN tool.. tekan CTRL + Z (undo) atau CTRL + ALT + Z kalo salahnya banyak..
kalo udah beres seleksinya.. klik kanan layar lalu pilih Make selection
Hasilnya nanti bakal seperti ini :
Kebetulan sekali si HULK punya background hitam.. jadi tinggal add layer mask aja.. biar hitam nya ilang..
Hasilnya akan seperti ini :
Karena dibagian bawah nya akan dipake buat Credit Text… jadi harus agak gelap.. soalnya nanti text nya berwarna putih..
Buat layer baru di paling atas … Klik Layer > new > layer
Brush bagian bawahnya dengan warna hitam.. secukupnya aja..
Turunkan opacity brush hitam menjadi 75%
Sekarang tulis judulnya.. dengan warna Hitam atau terserah aja..  font nya musti agak tebal . saya pake font IMPACT.(bisa cari di internet kalo gak ada).  IMPACT itu font tebel.. jadi keliatan garang … jangan pake Times new roman ya.. hehehe.. nanti gak serem judulnya..
Klik kanan layer tulisan > blending options
Pilih outer glow dengan warna hijau .. size nya dibesarin dikit biar keliatan glow nya.

Buat Credit Text ( seperti judul nya apa, produksi mana, pemeran nya siapa dll ) .. sekarang ngarang sendiri aja ya.. terserah mau nulis apa juga..ini pake font ARIAL biasa gpp..
Setting di Type palette nya.. Horizontal scale jadi 50% supaya hurufnya lebih rapet.
Kecilin sebagian hurufnya supaya lebih mirip dengan Credit Text..
tambahkan logo Dolby
Hasil akhirnya akan seperti ini :

Tracing Photo


1.Place a photo

First place a photo in Layer 1 by File > Place or Copy & Paste from clip board. Double click on Layer 1 to change the Layer Options. Set Dim Images to: 30% and lock layer.
place photo /

2.Start tracing

Make a new layer (Layer 2). Hold down Ctrl key and click on the eye icon of Layer 2 to view Layer 2 in Outline mode.
preview mode /
Use the Pen Tool and start tracing the basic features of the girl. While you are tracing, there are couple shortcut keys you should know in order to work more faster.
These shortcuts are:
  • Ctrl+[ = Send Backward (This will send object back 1 step)
  • Ctrl+] = Bring Forward (This will bring object front 1 step)
  • Ctrl+Shift+[ = Send to Back (This will send object all the way to the back)
  • Ctrl+Shift+] = Bring to Front (This will bring object all the way to the front)
  • Ctrl+F = Paste in Front (This will paste object in front with same position)
basic outlines /

3.Make shadow

Draw a new path as shown (top). Then Copy the base path of the face and Paste in Front. Select the copied base path and the new path, open your Pathfinder, Alt-click onIntersect shape areas.
intersect /
Use the same technique from previous step and make all shadow paths for the overall illustration. You don’t have to get into the details yet, one simple shadow path of each part is good enough (ie. eye, lips, shirt, body, etc). Remember to use Ctrl+C for copy; and Ctrl+Fto paste object in front. Trust me, this will save you a lot of time!
shadow paths /

4.Fill in base color

Now fill in the base color for the face, eye, lips, and eyebrow.
base color /

5.Shadow gradient

Fill the shadow path of the face with a Gradient (white-skin tone) and select Multiply for Blending Mode.
multiply /
Select the other shadow paths and use the Eyedropper Tool to copy the gradient fill of the main shadow path.
eyedropper /
For the lip and eye shadow, use the Eyedropper to copy the base fill and select Multiply Blending Mode.

6.Body

Use the same technique, copy the gradient fill for the body. Note you might to adjust the gradient of each shadow path to blend in with the overall illustration.
body /

7.Hair

Pretty much the same, fill 1 path with the gradient, then use the Eyedropper Tool to copy the fill.
hair /

8.Shirt

Same technique as the previous steps.
shirt /

9.Skirt

Fill the skirt with a blue gradient, then use the Eyedropper Tool to copy the fill for the shadow.
skirt /

10.Hair details

Now you can add more details to the hair. Make shadow effect by adding Multiply paths. Add some highlights by using lighter gradient color. If you want, you can add more details to the clothes, lips, or add a cool tattoo on her body.
details /

Final

After you get used to this tracing technique, you can basically trace anything!
final

More Samples

Here are some samples that I traced from photo using the same technique.
illustration samples /